top of page
Cari

Perbedaan Spiritual dan Supernatural

  • Toko Aura
  • 6 Nov 2018
  • 3 menit membaca

gambar adalah ilutrasi

Kerap kali, atau sering kali kita menjumpai dalam kehidupan kita ini kata "supernatural/ spuranatural" dan kata " spiritual", namun tidak jarang kita menemukan orang-orang yang menganggap bahwa ke 2 kata ini memiliki arti dan devinisi yang sama (tidak ada bedanya). Lain ladang lain ilalang, lain kata juga lain arti. Pengertian masyarakat umum terhadap ke dua kata ini, yakni ; perbedaan spiritual dan supernatural adalah hal yang bersifat sebuah keilmuan ghaib atau ke-ghaib-an atau hal yang dihubung-hubungkan dengan dunia mistis.

Sekarang kita bersama menelaah apa yang disebut dengan spiritual. Secara etimologi :

Jiwa (spirit) Ini berasal dari kata espirit Perancis Kuno , yang berasal dari kata latin spiritus ( jiwa , keberanian, kekuatan, nafas) dan berhubungan dengan spirare (bernafas). Dalam Vulgate , kata Latin spiritus digunakan untuk menerjemahkan pneumaYunani dan Ibrani ruah .

Istilah "spiritual", yang berarti "mengenai roh", berasal dari Old French spirituel, yang berasal dari Latin spiritualis , yang berasal dari spiritus atau "roh".

Istilah "spiritualitas" berasal dari spiritualité Prancis Tengah , dari "Spirititatem" Latin Akhir (spiritualitas nominatif), yang juga berasal dari Latin spiritualis .

Dalam KBBI (kamus besar bahasa Indonesia) juga diterangkan : spiritual/spi·ri·tu·al/ a berhubungan dengan atau bersifat kejiwaan (rohani, batin).

Devinisi : Tidak ada definisi spiritualitas tunggal yang disepakati secara luas.

Survei definisi istilah, seperti yang digunakan dalam penelitian ilmiah, menunjukkan berbagai definisi dengan tumpang tindih yang terbatas.

Sebuah survei ulasan oleh McCarroll masing-masing berurusan dengan topik spiritualitas memberikan dua puluh tujuh definisi eksplisit, di antaranya "ada sedikit kesepakatan."

Ini menghambat studi sistematis spiritualitas dan kapasitas untuk mengkomunikasikan temuan secara bermakna. Selain itu, banyak fitur inti spiritualitas yang tidak unik bagi spiritualitas; misalnya transendensi- diri , pertapaan dan pengakuan koneksi seseorang kepada semua orang dianggap oleh atheis Arthur Schopenhauersebagai kunci kehidupan beretika. [ sumber yang lebih baik diperlukan ]Menurut Kees Waaijman, makna tradisional spiritualitas adalah proses pembentukan kembali yang "bertujuan untuk memulihkan bentuk asli manusia, citra Tuhan. Untuk mencapai hal ini, pembentukan kembali berorientasi pada cetakan, yang mewakili bentuk asli:

di Yudaisme yang Taurat , di Kristen ada Kristus , untuk Buddhisme , Buddha , dan dalam Islam , Rusulullaah Muhammad Shalallaahu Alayihi Wasaalam ".

Houtman dan Aupers menunjukkan bahwa spiritualitas modern adalah perpaduan psikologi humanistik, tradisi mistis dan esoterik dan agama Timur.

Di zaman modern penekanannya adalah pada pengalaman subyektif dan "nilai-nilai dan makna yang paling dalam yang dengannya manusia hidup," menggabungkan pertumbuhan pribadi atau transformasi , biasanya dalam konteks yang terpisah dari lembaga-lembaga keagamaan yang terorganisir.

Dalam mengemukaan devinisi terkait Spiritual itu sendiri sebenarnya dimiliki oleh setiap agama yang berkembang di muka bumi ini juga termasuk budaya didalamnya, namun tentu saja hal ini akan menghabiskan banyak waktu untuk menulis satu persatu, Insyaa Allah pada lain kesempatan kami akan tulis bila ada usia, bila ada kesehatan, bila ada rezeqi, bila ada kemauan tentunya :)

gambar adalah ilustrasi

Namun, secara garis besar menurut hemat kami, makna dari spiritual merupakan suatu kondisi dan situasi seorang anak manusia yang menghubungkan jiwa/ bathinnya kepada Sumber Kekuatan paling besar, yaitu AR-RAHMAN AR-RAHIIM. Proses penghubungan dengan tahap Rubbubiyah dan Uluhiyah inilah yang memasukan manusia kedalam deminsi lain yang disebut dengan alam bathin (mohon pembaca jangan mentafsir tulisan saya dnegan hal aneh-aneh yang bikin lieur dan ngaco ya), dimana alam bathin ini akan ditemukan disekelilingnya beberapa hal seperti ketenangan, kedamaian, serta kemantapan hati dan pikiran. Koneksi jiwa manusi/ bathin manusia ini disebut dengan "SPIRITUAL".

Orang-orang yang telah memiliki Spiritual dengan benar dan baik akan mengerti dengan hakekat kehidupan dan do'a-nya senantiasa di ijabah oleh Yang Maha Kuasa. Namun perlu diingat, bahwa orang-orang yang memiliki kemampuan spiritual dengan baik ini bukan berarti ia telah kehilangan hawa nafsunya sebagai manusia yang normal, mereka tetap memiliki hawa nafsu seperti manusia pad aumunya, namun mereka memilih untuk mengendalikan hawa nafsunya sehingga mereka tetap bisa memiliki koneksi yang bagus kepada Penciptan-Nya.

Pada posting berikutnya kita akan membahas mengenai supernatural dengan judul "Perbedaan spiritual dan supernatural bagian II"

Mulai dari posting ini, kita akan terus menuju kepada titik higher self, dimana kita semua akan berjalan di muka bumi yang memiliki spiritual yang kokoh dan kuat. Pastikan anda senantiasa mengikuti posting TOKO AURA selanjutanya secara continue.

Salam hangat,

Toko Aura "Perbedaan Spiritual dan Supernatural

SPACE IKLAN DISINI Rp. 150.000,- per bulan

RSS Feed

Disclaimers : Setiap individu memiliki hasil berbeda-beda, sebab setiap individu memiliki keunikannya masing-masing

Bergabung dengan daftar surel kami

Agar anda tidak kehilangan update

conversi uang ke mata uang di negara anda per 1 juta Rupiah

Follow us

  • Facebook - White Circle
  • Instagram - White Circle

Toko Aura - Bogor - Jawa Barat - Indonesia

bottom of page